Image of Sakti Lodaya, Lapangan Penopang Pembangunan Desa Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Tahun 2019.

Sakti Lodaya, Lapangan Penopang Pembangunan Desa Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Tahun 2019.



Profil Tasikmalaya :
Berdasarkan data RKPD Kabupaten Tasikmalaya tahun 2017, disampaikan bahwa batasan administratif maka Kabupaten Tasikmalaya terdiri atas 39 kecamatan yang mayoritas berada di dataran rendah.
Jumlah penduduk di Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2017 berjumlah 1.74731 jiwa.
Profil Desa Cisayong :
Desa Cisayong merupakan salah satu dari 13 desa yang berada di wilayah Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya. Desa Cisayong dilihat dari etimologi terdiri atas dua suku kata " Cai " yang memiliki arti Air dan " Ayong " yang memiliki arti Rembesan. Desa Cisayong berada di Kecamatan Cisayong dan berdiri pada tahun 1912, terdiri dari 4 dusun, 13 RW dan 39 RT.
1. Kependudukan Cisayong Kidul 3 RW dan 9 RT.
2. Kependudukan Cisayong Kaler 3 RW dan 9 RT.
3. Kependudukan babakan 4 RW dan 12 RT.
4. Kependudukan Cantigi 3 RW dan 9 RT.
Penggunaan Lahan di Desa Cisayong :
Lahan Sawah, Lahan Pekarangan dan Perumahan, Lembaga Pendidikan/Sekolah/Madrasah, Tegalan/Kebun, sarana Olah Raga, Lahan Pertokoan, Jalan Lingkungan, Kolam/Empang, Tempat Pemakaman Umum, Jalan Umum, Lahan sarana Ibadah/Mesjid,/Mushola, Lahan Perkantoran, Lahan Pasar, Saluran Irigasi, Sarana Pelayanan Kesehatan/Puskesmas.
Jumlah Penduduk Desa Cisayong :
Desa Cisayong memiliki penduduk sebanyak 5.329 jiwa/1948 KK. yang terdiri dari Laki-Laki sebanyak 2638 orang, dan Perempuan sebanyak 2691 orang.
Desa Wisata :
Desa wisata merupakan bentuk pengembangan partisipasi masyarakat ke dalam penyelenggaraan pariwisata. Konsep yang diusung dalam hal ini adalah : Community based development guna menuju community based tourisme. Intinya adalah masyarakat melakukan pembangunan secara mandiri, dengan mengandalkan modal sosial, potensi lokal dan kelembagaan yang tersedia atau yang dikreasi berdasarkan inisiatif lokal.
Faktor Penentu Desa Wisata :
1. Faktor Kelangkaan.
2. Faktor Kealamiahan.
3. Faktor Keunikan.
4. Faktor Pemberdayaan Masyarakat.
5. Potensi Produk.
6. Ketersediaan Sumber daya manusia Lokal.
7. Akses Pasar.
8. Dukungan Sumber Daya Manusia Lokal Terhadap pasar.
9. Fasilitas Pendukung.
BUMDes :
Tujuan BUMDes Sakti Lodaya antara lain :
1. Meningkatkan kondisi perekonomian Desa.
2. Mengoptimalkan aset Desa agar dapat bermafaat untuk meningkatkan kesejahteraan Desa.
3. Meningkatkan usaha masyarakat dalam rangka untuk pengelolaan potensi perekonomian Desa.
4. Mengembangkan suatu rencana kerja sama usaha antar Desa dan atau dengan para pihak ketiga.
5. Membuka lapangan kerja bagi masyarakat, sehingga dapat menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran.
6. Meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat melalui upaya perbaikan pelayanan umum, pertumbuhan maupun pemerataan ekonomi Desa.
7. Meningkatkan pendapatan masyarakat Desa serta Pendapatan Asli Desa ( PADse ).
BUMDesa Lapang Sakti Lodaya Cisayong pada tahun 2019 telah mendapat bantuan dari Kementerian Desa, khususnya pembanguan Jogging Track dan Homestay sebesar Rp. 650.000.000.- Selain itu juga ada dana hadiah dari Pemerintah provinsi Jawa Barat sebesar Rp. 100.000.000.- untuk Desa Cisayong sebagai BUMDes juara tahun 2019.
Dana Desa :
Di Provinsi Jawa Barat pemanfaatan dana desa dinilai bagus dalam hal serapan anggaran sebagai upaya peningkatan status desa. Kemendes PDTT pada Rapat Koordinasi Program Inovasi Desa yang dilaksanakan pada bulan April di Bandung lalu menjelaskan bahwa pemeritah mengalokasikan dana sebesar Rp. 70 triliun termasuk dana untuk 5.312 desa di Jawa Barat dari 74.000 desa yang ada di Indonesia.
Realisasi anggaran Dana Desa selama periode 2015 - 2017 mencapai Rp. 127,2 triliun. Pemanfaatannya adalah untuk :
1. Infrastruktur Wilayah 124.000 km jalan desa, 791 km jembatan, 3000 unit tambatan perahu, 6.600 unit pasar desa, 28.800 unit saluran irigasi, 2.000 unit embung.
2. Pendidikan 18.200 pembangunan unit PAUT.
3. Kesehatan 38.300 unit akses air bersih, 5.400 unit Polindes, dan 11.600 unit Posyandu.
Realisasi anggaran Dana Desa periode 2018 mencapai Rp. 35,9 triliun. Pemanfaatannya adalah untuk :
1. Infrastruktur Wilayah 5.300 km jalan desa, 24.100 km jembatan, 508 unit tambatan perahu, 845 unit pasar desa, 10.800 unit irigasi, 664 unit embung.
2. Pendidikan 1.600 pembangunan unit PAUD.
3. Kesehatan 6.000 unit akses air bersih, 910 unit Polindes, 677 unit Posyandu.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Sakti Lodaya, Lapangan Penopang Pembangunan Desa Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Tahun 2019.
No. Panggil
R.11.B.1.
Penerbit Pusdatin, Balilatfo dan Universitas Gadjah Mada : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
307.7
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Desember 2019
Subyek
Info Detil Spesifik
190 Eksemplar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this