Image of Data dan Informasi, Manfaat Dana Desa, Di Provinsi Papua, Tahun 2018.

Data dan Informasi, Manfaat Dana Desa, Di Provinsi Papua, Tahun 2018.



Tujuan dan Sasaran :
Tujuan Kegiatan ini adalah :
1. Menyusun data dan informasi tentang proses dan informasi bagaimana kondisi pemanfaatan Dana desa di Kabupaten Jayapura yang terkait dengan perkembangan desa berdasarkan kategori Indeks Desa Membangun [ IDM ], sekaligus bermanfaat sebagai data dasar kebijakan Inovasi Desa.
2. Tersedianya data dan informasi tentang bagaimana proses dan informasi serta alasan pemanfaatan Dana Desa untuk pelaksanaan prioritas pembangunan di tingkat desa.
3. Sebagai masukan untuk penyusunan bahan kebijakan pengembangan inovasi pembangunan desa.
Sasaran Kegiatan ini adalah :
1. Tersedianya data dan informasi tentang proses dan alasan pemanfaatan Dana Desa untuk mendukung penyelesaian Target RPJMN [ Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional ] dan SDGs [ Sustanible Development Goals ], seperti 5.000 desa dan 2.000 desa, sehingga desa dapat memanfaatkan jasa yang dihasilkan oleh sistem informasi desa - program Inovasi Desa.
2. Tersedianya data dan informasi untuk memfasilitasi desa dalam pemanfaatan produk inovasi [ tecnoware, humanware, dan orgaware ] melalui jasa layanan Datin dan Sistem Informasi.
3. Tersedianya data dan informasi serta integrasi data untuk meningkatkan kualitas policy decision. Penggunaan dan Manfaat Dana Desa.
A. Penggunaan Dana Desa menurut Bidang Pembangunan Desa :
1. Kampung Adat Hobong :
Berdasarkan hasil survey dan wawancara di kampung adat Hobong, pemanfaatan dana desa pada tahun 2015 dengan jumlah total penerimaan sekitar RP 237 juta, bidang pembangunan desa difokuskan pada pembangunan gedung saggar, rumah pastori (pendeta), dan renovasi WC umum kampung.
pada tahn 2016 dengan jumlah dana desa yang cukup besar, Rp 613 jurta, pemanfaatannya dalam bidangh pembangunan desa juga cukup banyak.
Pada tahun 2017 pemanfaatan dana desa pada bidang pembangunan desa juga semakin banyak dilakukanb sekitar 29 jenis kegiatan pembangunan dengan berbagai ukuran.
2. Kampung Adat Kwansu :
Sesuai hasil survey dan wawancara di Kampung Adat Kwansu, pemanfaatan dana desa pada tahun 2015 dengan jumlah total penerimaan sekitar Rp 250 juta, maka untuk bidang pembangunan difokuskan pada pembangunan infrastruktur.
Pada tahun 2016 dengan jumlah dana desa yang cukup besar, yaitu Rp 700 juta, maka dalam pemanfaatannya pada bidang pembangunan desa juga cukup banyak.
Pada tahun 2017, pemanfaatan dana desa pada bidang pembangunan desa juga semakin banyak yang dilakukan, sekitar 20 jenis kegiatan pembangunan dengan berbagai jenis ukuran dengan didukung dana sekitar Rp 50 juta.
3. Kampung Nembukrang :
Berdasarkan hasil survei dan wawancara di Kampung Nembrukrang, pemanfaatan dana desa pada tahun 2015 sekitar Rp 500 juta. Pembangunan desa difokuskan untuk perbaikan jalan kampung, renovasi WC umum, dan renovasi lampu jalan kampung.
Pada tahun 2016 dengan jumlah dana desa yang cukup besar, yaitu Rp 780 juta, terdapat sekitar 19 jenis kegiatan pembangunan dengan berbagai jenis ukuran yang bisa dilakukan.
Pada tahun 2017, pemanfaatan dana desa untuk bidang pembangunan desa juga tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Ada sekitar 13 jenis kegiatan pembangunan dengan berbagai jenis ukuran.
4. Kampung Adat Muris Kecil :
Pemanfaatan dana desa pada tahun 2015 dengan jumlah total penerimaan sekitar Rp 300 juta, sehingga hanya 3 kegiatan fisik saja yang bisa dilakukan oleh kampung muris kecil.
kemudian dana desa tahun 2016 di Kampung Muris dengan jumlah total penerimaan sekitar Rp 600 juta, maka jumlah kegiatan fisik menjadi 8 jenis.
tahun 2017 pemanfaatan dana desa di Kampung Muris Kecil jumlah total penerimaan sekitar Rp 800 juta. Kegiatan pembangunan menjadi 9 jenis.
5. Kampung Adat Neicheibe :
Hasil olah data dan wawancara tentang pemanfaatan dana desa pada tahun 2015, 2016 dan 2017 di Kampung Neicheibe, selama 3 tahun ini porsi untuk pembangunan infrastruktur lebih besar dari jenis kegiatan lainnya.
B. Pemanfaatan Dana Desa Untuk Pembangunan Ekonomi
1. Kampung Adat Hobong :
Dalam bidang pembangunan ekonomi di kampung Hobong, dana desa tahun 2015 hanya dialokasikan kedalam 2 jenis kegiatan saja.
Pada tahun 2016 dana desa difokuskan untuk melanjutkan kegiatan pada tahun 2015.
tahun 2017, pemanfaatkan dana desa mengalami peningkatan.
2. Kampung Adat Kwansu :
Penggunaan dana desa tahun 2015 berfokus pada pelatihan pengolahan coklat dan modal usaha untuk pkk.
tahun 2016 difokuskan untuk melanjutkan kegiatan tahun 2015. tahun 2017, pemanfaatkan dana desa mengalami peningkatan.
3. Kampung Nembukrang :
Tahun 2015 bidang pembangunan ekonominya terdapat 4 jenis kegiatan kemudian tahun 2016 difokuskan untuk melanjutkan pengembangan kegiatan pemberdayaan ekonomi dan pembuatan kebun gizi untuk keluarga oleh PKK. tahun 2017, pemanfaatkan dana desa mengalami peningkatan.
4. Kampung Adat Muris Kecil :
Dana desa yang diterima oleh kampung adat muris kecil pada tahun 2015-2018 hampir 90% dana desa digunakan untuk pembangunan infrastruktur.
5. Kampung Adat Neichebe :
kurang lebih 85% dana desa dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur.
C. Pemanfaatan Dana Desa Untuk Kesejahteraan Masyarakat.
1. Kampung Adat Hobong :
Pemanfaatan dana desa yang diperoleh sejak tahun 2015-2018 digunakan untuk pembinaan kader posyandu, operasi posyandu dan bides, operasi PAUD dan pemberian makanan tambahan.
2. Kampung Adat Kwansu :
Pemanfaatan dana desa yang diperoleh sejak tahun 2015-2018 digunakan untuk bidang kesehatan dan bidang pendidikan.
3. Kampung Nembrukang :
Pemanfaatan dana desa secara umum terserap ke dalam dua jenis kegiatan, yaitu ekonomi dan kesejahteraan masyarakat/kampung.
4. Kampung Adat Muris Kecil :
berdasarkan hasil identifikasi terhadap pemanfaatan dana desa dari tahun 2015-2017, kampung adat Muris Kecil memanfaatkan dana desa untuk bidang pembangunan kesejahteraan masyarakat dalam aspek fisik.
5. Kampung Adat Necheibe :
kampung adat Necheibe memanfaatkan dana desa dalam porsi cukup besar untuk bidang pemnbangunan kesejateraan masyarakat.
D. Kontribusi Dana Desa terhadap Perubahan Status Desa :
secara umum berdasarkan data IDM di Provinsi Papua maupun Kabupaten Jayapura sebagai wilayh studi ini, sejak diberikannya dana desa pada tahun 2015-201, perubahan yang cukup signifikan telah terjadi, baik dalam aspek pembangunan, ekonomi, sosial dan kemasyarakatan yang juga berdampak pada perubahan status desa.
E. Faktor Pendorong dan Penghambat dalam Pemanfaatan Dana Desa :
faktor pendorong dan penghambat dalam pemanfaatan dana desa terdiri dari faktor internal yakni budaya, geografis, faktor SDM. serta faktor eksternal; yakni faktor regulasi Pemda Kabupaten Jayapura, Faktor SDM Pemda dan SDM Pendamping Kampung.
Kesimpulan :
1. dengan adanya Perda Nomor tahun 2016 tentang Kampung Adat maka di Kabupaten Jayapura, semua kampung yang peduduknya adalah masyarakat asli dengan sendirinya mengalami perubahan status dari desa administrasi menjadi kampung adat.
2. dari 5 kampung yang menjadi studi ini, 4 kampung diantaranya adalah kampung adat yakni Hobong, Kwansu, Muris Kecil dan Necheibe. sedangkan Kampung Nembukrang adalah kampung administrasi.
3. Masyarakat adat dan transmigrasi di lima kampung yang berada di Kabupaten Jayapura mengetahui dengan pasti bahwa sejak tahun 2015-2018 pemerintah pusat telah memberikan dana desa dengan jumlah yang cukup besar.
4. Dengan dana desa selama 4 tahun ini, masyarakat adat di kampung-kampung telah menggunakannya sesuai kebutuhan kampung dengan skala prioritas.
5. Dalam aspek Inovasi Desa, 5 kampung sasaran telah melakukan inovasi, baik dalam bidang pembangunan fisik maupun bidang, ekonomi, sosial dan kemasyarakatan.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Data dan Informasi, Manfaat Dana Desa, Di Provinsi Papua, Tahun 2018.
No. Panggil
R.11.A.33.
Penerbit Universitas Cenderawasih : Jayapura.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
307.7
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Desember 2018
Subyek
Info Detil Spesifik
106 Eksemplar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this