Image of Data dan Informasi, Manfaat Dana Desa, Di Provinsi Maluku, Tahun 2018.

Data dan Informasi, Manfaat Dana Desa, Di Provinsi Maluku, Tahun 2018.



Tujuan dan Sasaran :
Tujuan Kegiatan ini adalah :
1. Menganalisis data dan informasi dinamika perkembangan status desa berdasarkan dimensi Indeks Desa Membangun [ IDM ].
2. Menganalisis data dan informasi dampak pemanfaatan Dana Desa terkait dengan status perkembangan desa, kesejahteraan masyarakat dan Lembaga Ekonomi Desa.
3. Menganalisis Inovasi Desa dalam meningkatkan pemanfaatan Dana Desa.
4. Menyusun rekomendasi penggunaan inovasi efektivitas pemanfaatan Dana Desa.
Sasaran Kegiatan ini adalah :
1. Kegiatan berjalan sesuai dengan prosedur dan tujuan yang telah ditetapkan.
2. Pelaku dalam kegiatan ini adalah Perguruan Tinggi untuk Desa.
3. Lokasi kegiatan berada di 33 Provinsi di Seluruh Indonesia, dan di Provinsi Maluku. Universitas Pattimura melakukan kegiatan Penyusunan Data dan Informasi Evaluasi Manfaat Dana Desa di Kabupaten Seram bagian barat, dengan memilih 5 desa sampel di 5 kecamatan yang berbeda di antaranya : Desa Elpaputih Kecamatan Elpaputih, Desa Kairatu Kecamatan Kairatu, Desa Kamal Kecamatan Kairatu Barat, Desa Eti Kecamatan Seram Barat, dan Desa Lisabata Kecamatan Taniwel. Kesimpulan :
1. Dalam kurun waktu 2014- 2018 tren capaian IDM Provinsi Maluku meningkat dari Sangat Tertinggal menjadi Tertinggal.
2. Semua dimensi IDM mengalami peningkatan :
a. Dimensi sosial meningkat sebesar 0.106 poin, dari tertinggal menjadi berkembang.
b. Dimensi ekonomi meningkat sebesar 0.03 poin, namun tetap berada pada kondisi sangat tertinggal.
c. Dimensi lingkungan meningkat sebesar 0.04 poin, namun tetap berada pada kondisi berkembang.
3. Dari 22 variable IDM, 21 variable mengalami peningkatan, hanya variable keragaman produksi mengalami penurunan.
4. Tren perkembangan tipologi desa :
a. Desa Sangat Tertinggal menurun sebesar 18.13%
b. Desa Tertinggal meningkat sebesar 7.4%
c. Desa Berkembang meningkat sebesar 7.73%
d. Desa Maju meningkat sebesar 2.66%
e. Desa Mandiri meningkat sebesar 0.33%
5. Kabupaten/Kota penyumbang meningkatnya desa berkembang terbanyak ada 5, yaitu Maluku Tenggara Barat, Kota Tual, Kota Ambon, Maluku Tengah dan Baru
7. Kabupaten/Kota penyumbang meningkatnya desa maju terbanyak adalah Kota Tual dan Kota Ambon
8. Kabupaten/Kota penyumbang meningkatnya desa mandiri terbanyak adalah Maluku Tenggara dan Seram Timur
9. Kontribusi Provinsi Maluku dalam pencapaian target RPJMN 5000 desa berkembang dan 2000 desa mandiri hanya mencapai 93.88% Kabupaten/Kota yang menjadi pemberatnya adalah Baru, SBB dan Kep Aru.
Kabupaten Seram Bagian Barat :
1. IDM Kabupaten meningkat sebesar 0.012 poin, namun statusnya masih tetap tertinggal
2. Capaian dimensi IKS menurun statusnya masih tetap tertinggal
Kondisi IDM 4 Desa Monev Kabupaten SBB, 2014-2018 :
1. Nilai IDM Elpaputih, meningkat namun status meningkat dari tertinggal menjadi (IKS,IKE, dan IKL meningkat).
2. Nilai IDM Ety meningkat, statusnya dari tertinggal menjadi berkembang (IKS, IKE, dan IKL meningkat)
3. Nilai IDM Kairatu, dan statusnya meningkat dari tertinggal menjadi berkembang (IKS tidak berubah/tetap, IKE dan IKL meningkat)
4. Nilai IDM Desa Kamal meningkat, dan statusnya meningkat dari sangat tertinggal menjadi maju (IKS, IKE dan IKL meningkat)
5. Nilai IDM Desa Lisabata meningkat, dan statusnya meningkat dari sangat tertinggal menjadi tertinggal (IKS menurun, IKE dan IKL meningkat)
Alokasi Dana Desa 4 Desa sampel :
1. Bidang pelaksanaan pembangunan desa 67.82%
2. Bidang pemerintah desa 7.57%
3. Bidang pembinaan masyarakat 10.65%
4. pemberdayaan Masyarakat kurang lebih 13.93%
Pencapaian/alokasi anggara Dana Desa belum menggunakan acuan permasalahan indikator IDM
Alokasi anggaran belum sepenuhnya melihat prioritas masalah yang dihadapi masyarakat, dikarenakan belum ada kemampuan yang memadai dalam hal interprestasi data indikator IDM dan kemiskinan.
Rata-rata alokasi Dana Desa di 4 desa sampel tidak terkait permasalahan indikator IDM 25.89%.
a. Desa yang alokasi Dana Desa tidak terkait indikator IDM, terbanyak terdapat di Desa Kairatu (50.84%) kemudian Desa Elpaputih (35.55%), Desa Lisabata (22.71%), Desa kamal (16.49%) dan Desa Ety (3.88%).
b. Rata-rata alokasi Dana Desa tidak/kurang tepat untuk menyelesaikan IDM bermasalah 26.41%.
c. dari 52 indikator IDM, rata-rata jumlah indikator yang mendapat alokasi Dana Desa 9.8 indikator/desa.
Dominan masyarakat menilai Dana Desa bermanfaat - sangat bermanfaat (68%) dan puas sampai sangat puas (68%).


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Data dan Informasi, Manfaat Dana Desa, Di Provinsi Maluku, Tahun 2018.
No. Panggil
R.11.A.30.
Penerbit Universitas Patimura : Ambon.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
307.7
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Desember 2018
Subyek
Info Detil Spesifik
152 Eksemplar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this