Image of Data dan Informasi, Manfaat Dana Desa, Di Provinsi Kalimantan Tengah, Tahun 2018.

Data dan Informasi, Manfaat Dana Desa, Di Provinsi Kalimantan Tengah, Tahun 2018.



Maksud, Tujuan, dan Manfaat :
Maksud Kegiatan ini adalah :
1. Menyusun data dan informasi tentang proses bagaimana dan informasi mengapa terwujud kondisi pemanfaatan Dana Desa Provinsi Kalimantan Tengah yang terkait dengan perkembangan desa berdasarkan kategori Indekes Membangun [ IDM ], sekaligus bermafaat sebagai evidence based kebijakan inovasi desa.
2. Mengonfirmasi hasil pelaksanaan kegiatan malalui workshop manfaat dana desa.
Tujuan Kegiatan ini adalah :
1. Tersedianya data dan informasi tentang proses dan alasan pemanfaatan dana desa untuk mendukung penyelesaian Target RPJMN dan SDGs seperti 5.000 desa dan 2.000 desa, sehingga desa dapat memanfaatkan jasa yang dihasilkan oleh sistem informasi desa - Program Inovasi Desa.
2. Tersedianya data dan informasi untuk memfasilitasi desa dalam pemanfaatan produk inovasi [ tecnoware, humanware, dan orgaware ] melalui jasa layanan Datin dan Sistem Informasi.
3. Tersedianya data dan informasi serta integrasi data untuk meningkatkan kualitas policy decision. Perkembangan Status Desa.
Selayang Pandang Tentang Kalimantan Tengah :
Provinsi Kalimantan Tengah adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di Pulau Kalimantan Ibukota Palangka Raya. Kalimantan Tengah memiliki luas 157.983 km2. Berdasarkan sensus tahun 2015 provinsi ini memiliki populasi 2.202.599 jiwa, yang terdiri dari 1.478.878 laki-laki dan 1.054.721 perempuan. Sensus penduduk tahun 2015 jumlah penduduk Kalimantan Tengah bertambah menjadi 2.680.680 jiwa. dan Kalimantan Tengah mempunyai 13 kabupaten dan 1 kota.
Desa Timpah :
Desa Timpah Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. Dengan luas desa sekitar 130 km2 dan luas wilayah hutan desa sekitar 95 km2. Jumlah penduduk desa ada sekitar 3.878 jiwa dengan 1.260 KK, penduduk laki-laki 1340 jiwa, dan penduduk perempuan 2.488 jiwa. Untuk pekerja masyarakat Desa Timpah sendiri bervariasi namun didominasi oleh petani. Desa Timpah sendiri dilewati oleh jalan trans Palangka Raya - Buntok.
Penduduk yang berada di wilayah Kapuas Tengah secara umum terdiri atas suku Dayak, dimana agama yang dianut secara turun-temurun adalah agama Hindu Kaharingan, selain itu ada juga terdapat pemeluk agama Islam dan Kristen.
Suku pendatang umumnya terdiri atas suku Banjar, Bakumpai, dan Jawa, yang biasanya berdomisili di kota Kecamatan, dan minoritas dari jumlah penduduk yang ada bekerja sebagai pedagang, pegawai, dan pekerja.
Desa Pujon :
Penduduk Desa Pujon berjumlah 3.664 jiwa yang terdiri atas 1.910 laki-laki dan 1.754 perempuan. Mayoritas pekerja masyarakat Desa Pujon adalah menyedot emas dan pekerja lainnya seperti tukang kayu/batu.
Desa Saka Mangkahai :
Desa Saka Mangkahai adalah desa di wilayah Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.
Desa Saka Mangkahai memiliki luas wilayah 2.315 Ha. Mata pencaharian umum masyarakat Desa Saka Mangkahai adalah berkebun dan pertanian, Mayoritas agama di Desa Saka Mangkahai adalah Kristen, Islam, dan Hindu Kaharingan. Desa Saka Mangkahai terdiri atas beberapa suku yakni Dayak, Banjar, dan Jawa.
Menjadi desa yang berkembang berarti juga harus ada peningkatan akses jalan serta jembatan lebih maju, serta tersedia penyeberangan Ferri dari Desa Saka Mangkahai untuk jalur penghubung ke Desa Sei Pitung serta akses jalan langsung menuju Kota Kapuas yang menjadi Ibukota Kabupaten.
Desa Anjir Kalampan :
Desa Anjir Kalampan adalah desa di wilayah Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. Desa Anjir Kalampan salah satu dari 11 desa dan 1 kelurahan di wilayah Kecamatan Kapuas Barat dengan luas wilayah 9.798,80 Ha dan berbatasan dengan Ibukota Kecamatan Kapuas Barat.
Jumlah penduduk sebanyak 913 KK, terdiri dari 1.675 laki-laki dan 1.764 perempuan. Desa Anjir Kalampan memeluk agama yang terdiri dari Islam, Katholik, dan Kristen.
Desa Lawang Kamah :
Desa Lawang Kamah adalah salah satu desa dari 9 desa yang ada di wilayah Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, dengan luas wilayah 15.000Ha. Dari Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah berjarak kurang lebih 165 km, dilalui jalan darat dengan waktu tempuh 4 jam.
Penduduk Desa Lawang Kamah tahun 2017 sebanyak 1.328 jiwa, terdiri dari 343 KK, 598 laki-laki dan 730 perempuan. Mayoritas pekerja masyarakat desa adalah yang semula petani beralih profesi menjadi penambang emas liar di sepanjang sungai di desa.
Kesimpulan :
1. Menganalisis data dan informasi dinamika perkembangan status desa berdasarkan dimensi Indeks Membangun Desa (IDM) di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.
2. Menganalisis data dan informasi dampak pemanfaatan dana desa terkait dengan status perkembangan desa, kesejahteraan masyarakat, dan Lembaga Ekonomi Desa di Kabupaten Kapuas.
3. Menganalisis Inovasi Desa dalam meningkatkan pemanfaatan dana desa di Kabupaten Kapuas.
4. Merumuskan rekomendasi kebijakan yang tepat terkait penggunaan inovasi pembangunan desa sebagai dasar pengambilan keputusan bagi pimpinan.
5. Menyusun profil data dan informasi pemanfaatan dana di Kabupaten Kapuas.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Data dan Informasi, Manfaat Dana Desa, Di Provinsi Kalimantan Tengah, Tahun 2018.
No. Panggil
R.11.A.26.
Penerbit Universitas Palangka Raya : Palangka Raya.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
307.7
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Desember 2018
Subyek
Info Detil Spesifik
233 Eksemplar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this