Image of Manfaat Dana Desa Di Provinsi Bali Tahun 2018.

Manfaat Dana Desa Di Provinsi Bali Tahun 2018.



Penggunaan Dan Pemanfaatan Dana Desa.
Penggunaan Dana Desa Menurut Bidang Pembangunan Desa.
Desa Ekasari :
Desa Ekasari adalah desa yang tergolong Desa Maju berdasarkan Indeks Desa Membengun. Desa Ekasari berada di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana yang tidak berbatasan langsung dengan laut. Desa Ekasari memiliki peruntukan lahan yang beragam yaitu mulai dari Sawah, Tegal, Perkebunan dan Hutan. Tentunya hal tersebut menjadi salah satu potensi yang dapat dikembangkan melalui Inovasi Desa di Desa Ekasari. Inovasi pada Desa Ekasari tentunya memperoleh anggaran melalui Dana Desa dan pelaksanaannya melibatkan masyarakat desa.
Penggunaan Dana Desa Menurut Bidang Pembangunan Desa Ekasari adalah :
1. Pembangunan Desa Tahun 2017 Rp 837.323.500. Tahun 2018 Rp 861.775.000.
2. Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2017 Rp 36.814.000. Tahun 2018 Rp 21.045.000.
Desa Candikusuma :
Desa Candikusuma merupakan desa yang termasuk dalam katagori Desa Maju pada Kabupaten Jembrana. Akan tetapi memiliki potensi yang cukup besar untuk meningkat menjadi Desa Mandiri.
Adapun Penggunaan Dana Desa menurut bidang pembangunan desa yang dilakukan di Desa Candikusuma adalah :
1. Pembangunan Desa pada Tahun 2017 Rp 876.429.136. Tahun 2018 Rp 781.377.700.
2. Pembinaan Masyarakat pada Tahun 2016 Rp 119.380.195.
3. Pemberdayaan Masyarakat pada Tahun 2017 Rp 26.315.000. Tahun 2018 Rp 136.625.500.
Desa Dangin Tukadaya :
Desa Dangin Tukadaya adalah desa yang berada di Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana. Desa Dangin Tukadaya memiliki lahan yang cukup luas terkait area persawahan. Selain itu ada juga, warga desa yang menjadi peternak sapi, ayam, kerbau dan lainnya.
Adapun Penggunaan Dana Desa di Desa Dangin Tukadaya adalah :
1. Pembangunan Desa Tahun 2017 Rp 862.530.710. Tahun 2018 Rp 423.383.600.
2. Pembinaan Masyarakat Tahun 2016 Rp 33.750.000.
3. Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2018 Rp 44.813.300.
Desa Medewi :
Luas wilayah Desa Medewi 2.561 Ha dengan jumlah penduduk 3.860 jiwa. dengan sistem pemerintahan yang terdiri dari beberapa perangkat desa seperti Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kelian Dinas (Banjar) dan Kelian Dusun, dan terbagi menjadi lima dusun yaitu Dusun Persinggahan, Dusun Loloan, Dusun Delod Setra, Dusun Baler Setre, dan Dusun Dauh Pangkung Selepo.
Adapun Penggunaan Dana Desa menurut bidang pembangunan desa di Desa Medewi adalah :
1. Pembangunan Desa Tahun 2017 Rp 789.527.150. Tahun 2018 Rp 359.664.700.
2. Pembinaan Masyarakat Tahun 2016 Rp 120.500.000.
3. Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2017 Rp 48.734.000. Tahun 2018 40.293.500.
Desa Pekutatan :
Desa Pekutatan memiliki luas wilayah 16,62 km2, dengan jumlah penduduk sampai tahun 2017 berjumlah 5.611 jiwa terdiri dari 2.767 laki-laki dan 2.844 perempuan. Desa Pekutatan memiliki komoditas utama dalam sektor perkebunan yaitu Kakao. Kabupaten Jembrana merupakan penghasil terbesar kakao di Bali dengan tingkat produksi rata-rata sebesar 47,00% dari total produksi kakao Bali.
Adapun Penggunaan Dana Desa di Desa Pekutatan adalah :
1. Pembangunan Desa Tahun 2017 Rp 884.482.729. Tahun 2018 Rp 281.396.600.
2. Pembinaan Masyarakat Tahun 2016 Rp 355.865.000.
3. Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2016 Rp 152.617.500. Tahun 2018 Rp 66.121.000.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Manfaat Dana Desa Di Provinsi Bali Tahun 2018.
No. Panggil
R.11.A.16.
Penerbit Universitas Udayana : Denpasar.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
307.7
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Desember 2018
Subyek
Info Detil Spesifik
113 Eksemplar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this