Image of Manfaat Dana Desa Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018.

Manfaat Dana Desa Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018.



Penggunaan Dan Pemanfaatan Dana Desa.
Dana Desa di Provinsi Jawa Tengah :
Provinsi Jawa Tengah memperoleh alokasi dana desa yang cukup besar untuk masing-masing kabupaten. Total dana desa yang dialokasikan ke Jawa Tengah mencapai Rp 6.354.442.058. pada tahun 2017 dan meningkat sebesar Rp 6% menjadi Rp 6.737.083.091 pada tahun 2018. Kabupaten yang memiliki dana alokasi terbesar adalah Kabupaten Purworejo sebesar Rp 355.968.664. namun jumlah tersebut menurun sebesar 8,53% pada tahun 2018. Kabupaten yang mendapatkan alokasi terendah adalah Kabupaten Sukoharjo yaitu sebesar Rp 123.576.433. meski pada tahun 2018 naik sebesar 2,77%. Kabupaten dengan peningkatan alokasi terbesar adalah Kabupaten Pemalang yang naik sebesar 30% dari tahun 2017 sampai tahun 2018.
Dana Desa di Kabupaten Jepara :
Kabupaten Jepara sebagai daerah sampel memiliki dana alokasi desa sebesar Rp 158.765.096. pada tahun 2017 kemudian naik sebesar 20,86% menjadi Rp 191.881.485 pada tahun 2018. Hal ini diharapkan akan menyebabkan terjadinya kenaikan yang cukup signifikan dalam posisi IDM di Kabupaten Jepara.
Dana Desa di 5 Desa Sampel :
1. Desa Gemulung Tahun 2018 sebesar Rp 909.974.000. Sangat Tertinggal.
2. Desa Pancur Tahu 2018 sebesar Rp 1.522.632.000. Tertinggal.
3. Desa Karimunjawa Tahun 2018 sebesar Rp 1.122.681.000. Berkembang.
4. Desa Tanjung Tahun 2018 sebesar Rp 1.487.863.000. Maju.
5. Desa Kelet Tahun 2018 sebesar Rp 1.200.780.000. Mandiri.
Kesimpulannya adalah :
1. Perubahan status desa menurut Indeks Desa Membangun di Provinsi Jawa Tengah Desa Maju dengan status tetap berjumlah 0,52%, Desa Maju dengan status telah meningkat menjadi 0,52%, Desa Berkembang dengan status tetap 43,23%. Desa Berkembang 8,17%, Desa Tertinggal dengan status tetap sebanyak 10.50%, Desa Tertinggal dengan status meningkat berkembang/maju sebesar 23,05%. Desa tertinggal dengan status tetap 0,03%, Desa Sangat Tertinggal dengan status meningkat menjadi Desa Tertinggal atau Berkembang sebesar 0,62%.
2. Pemanfaatan dana desa mengacu pada prioritas sesuai Menteri Desa PDTT, diperoleh hasil bahwa pemanfaatan dana desa masih paling banyak pada pembangunan infrastruktur, pemerintahan, pembinaan sosial kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.
3. Inovasi desa yang dikreasikan berdasarkan pada kearifan lokal, yaitu potensi baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Kreasi meliputi aspek manajemen pemerintahan, penyelesaian permasalahan di lingkungan sumber daya lokal, dan kewirausahaan.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Manfaat Dana Desa Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018.
No. Panggil
R.11.A.12.
Penerbit Universitas 11 Maret : Surakarta.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
307.7
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Oktober 2018
Subyek
Info Detil Spesifik
204 Eksemplar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this