Image of Data dan Informasi Daerah Tertinggal Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, Tahun 2018.

Data dan Informasi Daerah Tertinggal Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, Tahun 2018.



Program Prioritas Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi.
Prukades :
Produk Unggulan Kawasan Pedesaan merupakan langkah untuk memajukan desa dengan menciptakan produk unggulan desa. Prukades adalah program pertama dari empat prioritas yang dicanangkan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi dalam program Dana Desa. Berdasarkan data dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Maret 2018 jumlah Prukades di Kabupaten Pulau Morotai berjumlah 5 Prukades.
BUMDes :
Badan Usaha Milik Desa merupakan usaha desa yang dikelola oleh Pemerintah Desa, dan berbadan hukum. Pemerintah Desa dapat mendirikan BUMDes sesuai dengan kebutuhan dan potensi Desa. Pembentukan BUMDes ditetapkan dengan Peraturan Desa.
Permodalan BUMDes dapat berasal dari Pemerintah Desa, tabungan masyarakat, bantuan Pemerintah, pinjaman, atau penyertaan modal pihak lain atau kerja sama bagi hasil atas dasar saling menguntungkan.
Kabupaten Pulau Morotai sendiri sesuai dengan data dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Tahun 2018 berjumlah 60 BUMDes yang tersebar pada 5 Kecamatan.
Penyebab Ketertinggalan :
Kabupaten Pulau Morotai yang merupakan sebuah kabupaten baru hasil pecahan atau pemekaran Kabupaten Halmahera Utara pada 29 Oktober 2008 dan sampai sekarang baru berumur 10 tahun, sebagai sebuah daerah yang berumur masih muda menjadi tantangan yang besar dalam menyiapkan berbagai infrastruktur dan penyiapan sentra pendukung pengembangan daerah.
Sebagai kabupaten baru dengan berbagai keterbatasan maka sangatlah mungkin bahwa penyebab kategori daerah tertinggal adalah predikat yang secara langsung dimasukan dalam daftar daerah tertinggal di Indonesia sesuai dengan Peraturan Presiden No. 131 Tahun 2015 tentang penetapan daerah tertinggal di Indonesia.
Untuk Mengatasi Ketertinggalan Kabupaten Pulau Morotai Ada berbagai Sektor Yaitu :
1. Pengembangan Infrastruktur baik bangunan, jalan/jembatan yang bisa membuka akses ke desa-desa sebagai sarana penunjang ekonomi rakyat.
2. Penambahan Fasilitas Kesehatan Primer, baik rumah sakit maupun puskesmas ataupun pos pelayanan kesehatan diberbagai desa sebagai sarana peningkatan taraf kesehatan masyarakat.
3. Penambahan Fasilitas Pendidikan, baik bangunan sekolah yang dapat di jangkau masyarakat maupun dari segi tenaga pengajarnya sebagai upaya peningkatan Angka rata-rata lama sekolah.
Indeks Desa Kabupaten Pulau Morotai :
Indeks Desa Membangun merupakan instrument untuk melakukan targeting dalam pencapaian target RP JMN 2015-2019 dan koordinasi K/L dalam pembangunan desa.
Indeks Desa Membangun di Kabupaten Pulau Morotai Tahun 2018 :
Desa sangat tertinggal sebanyak 2 desa, Desa tertinggal sebanyak 39 desa, Desa berkembang sebanyak 32 desa, dan Desa maju belum terdapat/belum ada.
Intervensi Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Dalam Mengatasi Ketertinggalan :
1. Pembangunan Ekonomi Lokal di Kabupaten Pulau Morotai dilakukan Nilai Tambah Prukades sebanyak 1 paket.
2. Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Pulau Morotai dilakukan sebanyak 1 paket.
Intervensi Pemerintah Daerah Dalam Mengatasi Ketertinggalan :
1. Bidang Perekonomian Masyarakat.
2. Bidang Pendidikan.
3. Bidang Kesehatan.
4. Bidang Sanitasi dan Air Bersih.
5. Bidang Sapras Jalan.
6. Bidang Sapras Ekonomi.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Data dan Informasi Daerah Tertinggal Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, Tahun 2018.
No. Panggil
R.4.E.40.
Penerbit Pusdatin, Balilatfo : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-7129-20-2
Klasifikasi
307.2
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Desember 2018
Subyek
Info Detil Spesifik
86 Eksemplar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this