Image of Data dan Informasi Daerah Tertinggal Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, Tahun 2018.

Data dan Informasi Daerah Tertinggal Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, Tahun 2018.



Program Prioritas Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi :
Prukades (Produk Unggulan Kawasan Perdesaan) :
Produk Unggulan Kawasan Pedesaan atau biasa disebut Prukades merupakan langkah untuk memajukan desa dengan menciptakan produk unggulan desa.
Adapun produk unggulan di Kabupaten Donggala adalah ikan kerapu, jagung, sapi, padi. Pada tahun 2016 mengalami peningkatan yang cukup signifikan yaitu luas panen pada tahun 2015 adalah 2402 Ha dan produksi sebesar 9637 ton menjadi 6249 Ha untuk luas panen dan 35841 ton untuk produksi jagung.
Luas Panen, Produktivitas dan Produksi Padi Sawah di Kabupaten Donggala Tahun 2015-2017 :
Populasi ternak sapi masih mendominasi pada tahun 2017 yaitu 42217 ekor dimana jumlah terbesarnya berada di Kecamatan Dampelas yaitu sebanyak 8816 ekor. Produksi perikanan di Kabupaten Donggala pada tahun 2017 mengalami peningkatan baik itu perikanan darat maupun perikanan laut mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun 2016, dimana jumlah produksi perikanan di tahun 2016 adalah 23274 ton menjadi 25885,6 ton di tahun 2017.
Badan Usaha Milik Desa :
Badan Usaha Milik Desa merupakan Lembaga Usaha Desa yang dikelola oleh masyarakat dan Pemerintah Desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Di Kabupaten Donggala terdapat 15 BUMDesa.
Embung Desa :
Di Kabupaten Donggala belum terdapat embung dan masih dalam tahap perencanaan. Dana yang dibutuhkan untuk pembuatan embung ini sebesar Rp 270.000.000,- yang nantinya akan dibangun di Desa Simagaya Kecamatan Balaesang.
Penyebab Ketertinggalan Kabupaten Donggala :
Tipologi Kabupaten Donggala adalah perbukitan dengan nilai indeks Komposit Kabupaten Donggala sebesar 0,23472. Angka ini lebih besar dari Batas Maksimum Nilai Indeks Komposit Kabupaten Potensi Maju (BMIKKPM) yaitu 0,08983.
Kriteria dan indikator yang menjadi penyebab ketertinggalan Kabupaten Donggala terdiri dari :
1. Sumber Daya Manusia : Angka Harapan Hidup.
2. Kemampuan Keuangan Daerah.
3. Infrastruktur : Jalan aspal/beton, Fasilitas Kesehatan per 1000 penduduk, Dokter per 1000 penduduk.
4. Persentase Rumah Tangga Pengguna Listrik, Telepone, dan Air Bersih.
5. Aksesibilitas : Rata-rata jarak Ibukota ke kabupaten.
6. Karakteristik Daerah : Daerah rawan gempa bumi, Daerah rawan tanah longsor, Daerah rawan banjir, dan Daerah rawan konflik.
Status Desa di Kabupaten Donggala :
Indeks Desa Membangun merupakan instrumen untuk melakukan targeting dalam pencapaian target RP JMN 2015-2019 dan koordinasi K/L dalam pembangunan desa.
Perkembangan Desa di Kabupaten Donggala Tahun 2018 :
1. Desa sangat tertinggal 14 desa.
2. Desa tertinggal 70 desa.
3. Desa berkembang 67 desa.
4. Desa maju 6 desa.
5. Desa mandiri 1 desa.
Intervensi Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi. Dalam Mengatasi Ketertinggalan :
1. Bimbingan Teknologi Bidang Produksi. Bimbingan teknologi ini berada di Kecamatan Dampelas tepatnya di Desa Sioyong dan Karya Mukti.
2. Pembangunan Ruang Kelas Baru. Pembanguan ruang kelas baru ini berada di Kecamatan Rio Pakkava.
Intervensi Pemerintah Daerah Dalam Mengatasi Ketertinggalan :
1. Pendidikan.
2. Kesehatan.
3. Perhubungan.
4. Lingkungan Hidup.
5. Tenaka Kerja.
6. Urusan Pertanian.
7. Pariwisata.
8. Kelautan dan Perikanan.
9. Perdagangan.
10. Perindustrian.
11. Transmigrasi.



Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Data dan Informasi Daerah Tertinggal Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, Tahun 2018.
No. Panggil
R.4.E.37.
Penerbit Pusdatin, Balilatfo : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
307.2
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Desember 2018
Subyek
Info Detil Spesifik
83 Eksemplar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this