Image of Data dan Informasi Daerah Tertinggal Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, Tahun 2018.

Data dan Informasi Daerah Tertinggal Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, Tahun 2018.



Program Prioritas Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi.
Prukades :
Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) memiliki potensi untuk menciptakan kesempatan kerja yang tinggi di perdesaan. Hal ini selanjutnya berpotensi meningkatkan daya beli dan kesejahteraan warga desa.
Tanaman jagung menjadi komoditi utama Kabupaten Jeneponto. Dari tahun 2015-2017 produksi jagung selalu mengalami peningkatan produksi yang cukup signifikan pada tahun 2017 yaitu sebesar 437.640,83 Ton.
Embung :
Embung atau cekungan penampungan (retention basin) adalah cekungan yang digunakan untuk mengatur dan menampung suplai aliran air hujan serta untuk meningkatkan kualitas air di badan air yang terkait (sungai, danau). Embung digunakan untuk menjaga kualitas air tanah, mencegah banjir, estitika, hingga pengairan. Embung menmpung air hujan di musin hujan dan lalu digunakan petani untuk mengairi lahan di musim kemarau terdapat 11 embung di Jeneponto.
Penyebab Ketertinggalan Kabupaten Jeneponto :
1. Tipologi Kabupaten Jeneponto yang berupa pesisir dan perbatasan.
2. Batas Maksimum Nilai Indeks Komposit Kabupaten Potensi Maju (BMIKKPM) : 0,08983.
3. Nilai Indeks Komposit Kabupaten Jeneponto : 0,1716, Angka ini lebih besar dari BMIKKPM, maka Kabupaten Jeneponto termasuk kabupaten tertinggal.
4. Sumber daya manusia, Kemampuan keuangan daerah, dan Karakteristik Daerah, menjadi penyebab ketertinggalan (nilai indeks komposit kabupaten lebih besar dari Batas Maksimum Nilai BMI).
5. 9 indikator menjadi penyebab ketertinggalan (nilai indeks komposit kabupaten lebih besar dari Batas Maksimum Nilai (BMI) sehingga harus diintervensi :
a. Ekonomi : penduduk miskin.
b. Sumber Daya Manusia : angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah, dan angka melek hurup.
c. Kemampuan Keuangan Daerah.
d. Infrastruktur : jalan aspal/beton, jalan desa kerikil/diperkeras, fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan dasar.
e. Karakteristik Daerah : bencana banjir, bencana lainnya, desa konflik.
Status Desa Kabupaten Jeneponto :
Indeks Desa Membangun merupakan instrumen untuk melakukan targeting dalam pencapaian target RP JMN 2015-2019 dan koordinasi K/L dalam pembangunan desa.
Perkembangan Status Desa di Kabupaten Jeneponto :
Pada tahun 2014 sebagian besar desa di Kabupaten Jeneponto mempunyai status tertinggal yaitu sejumlah 42 desa. Pada tahun 2018 terdapat desa dengan status desa sangat tertinggal sebanyak 1 desa, desa dengan status berkembang sebanyak 38 desa.
Intervensi Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Dalam Mengatasi Ketertinggalan :
1. Pengembangan Sumber Daya Manusia.
2. Pengembangan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup.
3. Pengembangan Ekonomi Lokal.
4. Peningkatan Sarana dan Prasarana.
Intervensi Pemerintah Daerah Dalam Mengatasi Ketertinggalan :
1. Penyelenggaraan Tata Pemerintahan Yang Baik.
2. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia.
3. Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.
4. Penguatan Ekonomi Kerakyatan.
5. Penciptaan Iklim Investasi Yang Kondusif.
6. Penguatan Kapasitas dan Pemberdayaan Kelembagaan Pemerintah, Masyarakat dan Swasta.
7. Peningkatan Sumber Pendanaan, Pengelolaan Anggaran dan Ketepatan alokasi Investasi Pembangunan.
8. Peningkatan Pengelolaan Sumber Daya Air.
9. Peningkatan Pembangunan Infrastruktur dan Fasilitas Publik.
10. Peningkatan Perbaikan Kehidupan Rakyat Miskin.
11. Penataan Ibukota Kabupaten dan Kecamatan.
12. Pembinaan Kehidupan Beragama.
Dengan adanya RP JMD Kabupaten Jeneponto yang menjelaskan Fokus dan Arah kebijakan pembangunan daerah kedepan maka dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan Kabupaten Jeneponto menuju Visi " Mewujudkan Kepemerintahan Yang Baik Dan Penguatan Daya Saing Daerah Menuju Masyarakat Jeneponto Yang Sejahtera "


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Data dan Informasi Daerah Tertinggal Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, Tahun 2018.
No. Panggil
R.4.E.36.
Penerbit Pusdatin, Balilatfo : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-7129-17-2
Klasifikasi
307.2
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Desember 2018
Subyek
Info Detil Spesifik
87 Eksemplar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this