Image of Indikator Perkembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) Tahun 2019.

Indikator Perkembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) Tahun 2019.



Kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta :
Kabupaten Bantul memiliki bentang alam yang terdiri dari daerah dataran dan daerah perbukitan. Kabupaten Bantul secara administrasi terdiri dari 17 Kecamatan, 75 Desa dan 933 Pedukuhan. Desa-desa di Kabupaten Bantul kemudian terbagi lagi berdasarkan statusnya menjadi desa pedesaan (Rural Area) dan Desa perkotaan (Urban Area). Kecamatan Dlingo mempunyai wilayah paling luas yaitu 55,87 km2. Sedangkan jumlah desa dan pedukuhan yang terbanyak terdapat di Kecamatan Imogiri dengan 8 desa dan 72 pedukuhan.
Dari 48 BumDesa yang sudah berdiri, hanya 26 BUMDesa yang sudah aktif berjalan. Dinas sudah mulai melakukan pelatihan secara bertahap, dimana baru-baru ini mengirim 10 BUMDesa untuk ikut pelatihan di BBLM Yogyakarta Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi.
Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah :
Masyarakat di Kabupaten Wonogiri rata-rata mempunyai halaman rumah yang relatif luas, maka jenis singkong dan turunannya merupakan hasil bahan pokok terbesar, sehingga Kota Wonogiri memiliki julukan Kota Gaplek.
Kabupaten Wonogiri juga sangat berpotensi menjadi ogyek wisata yang terkenal, seperti hutan pinus, View pegunungan, Waduk, dan daerah pesisir yang merupakan pantai dengan batu kapur yang indah yang semuanya dapat dijadikan spot selfie dan diviralkan ke dunia maya oleh masyarakat.
Sebagaimana diketahui, Kabupaten Wonogiri terdiri atas 25 kecamatan, 201 desa, dari 201 yang memiliki BUMDesa sebanyak 134 desa dan 2 BUMDesa Bersama (yaitu di Kecamatan Girimarto dan Kecamatan Paranggupito). Sebanyak 134 BUMDesa tersebut pada umumnya baru dalam tahap pertumbuhan.
FGD pada Rabu, 5 September 2018 bersamaan waktu dengan kegiatan Dinas PMD, yaitu Pelatihan Ketrampilan Manajemen BUMDesa Angkatan II (2018) yang dilaksanakan di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Wonogiri, melibatkan 40 direktur BUMDesa yang berasal dari 9 kecamatan, Sementara 4 BUMDesa yang relatif telah maju dilakukan indepth wawancara, yaitu di Desa Bulusulur, Desa Sendang, Desa Purworejo, dan Desa Wonoharjo.
Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat :
Kabupaten Bekasi merupakan daerah hinterland DKI Jakarta dengan luas wilayah 127.388 Ha. Kabupaten Bekasi memiliki 44 BUMDesa yang sudah terbentuk dan 10 BUMDesa yang sedang dalam proses pembentukan. BUMDesa tersebut tersebar di 16 Kecamatan di seantero Kabupaten Bekasi.
Berdasarkan Hasil Riset ini Dapat Disimpulkan Poin Penting :
1. Studi ini menggunakan survey sampel untuk menurunkan indikator perkembangan BUMDesa, uji petik lapangan di 3 kabupaten secara purposive, yaitu Kabupaten Bantul (DIY), Kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah), dan Kabupaten Bekasi (Jawa Barat), telah tersusun 4 dimensi, dengan 42 Indikator, dan 126 peubah.
2. Secara total dari Kabupaten Bantul, Kabupaten Wonogiri, dan Kabupaten Bekasi, kontribusi dimensional utamanya faktor lingkungan masih lebih tinggi dari faktor lainnya, yaitu menajemen ekonomi, dan sosial.
3. Nilai rata-rata indeks per dimensi ini, tidak dapat digunakan untuk BUMDesa di desa-desa yang lain, karena karakteristik dab ciri masing-masing desa sangat beragam, tergantung pada perubahan atau perbedaan nilai atau pilihan peubah di setiap dimensional.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Indikator Perkembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) Tahun 2019.
No. Panggil
R.5.A.57.
Penerbit PT. Sulaksana Watinsa Indonesia : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-6754-70-7
Klasifikasi
307.7
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
November 2019
Subyek
Info Detil Spesifik
104 Eksemplar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this